Ini Nih Perbedaan Investasi dan Menabung

Kebiasaan untuk menyimpan uang atau lebih dikenal dengan istilah menabung pasti sudah tidak asing lagi bagi kita. Bagaimana tidak, pasalnya sejak kecil, saat masih di bangku sekolah dasar, kita selalu diajarkan dan diingatkan untuk menabung. Baik orang tua di rumah maupun guru kita di sekolah selalu mengingatkan kita untuk menabung. Jika mengingat masa kecil dulu, kita pasti pernah menabung di celengan tanah liat dengan bentuk yang beraneka ragam, bentuk ayam mungkin adalah bentuk yang paling terkenal.

Seiring dengan berkembangnya zaman, konsep menabung mengalami pergeseran kebiasaan. Kalau dulu kita hanya menyimpan uang di celengan, dan sepertinya dulu itu yang mampu menyimpan uang di bank hanya orang – orang dewasa dengan tingkat kesuksesan tertentu. Tidak semua orang menyimpan uangnya di bank. Lain dulu lain sekarang, menyimpan uang di bank sudah menjadi hal biasa untuk semua orang. Bahkan saat ini anak SD pun sudah bisa menyimpan uangnya di Bank dengan rekening yang dikhususkan untuk anak muda. Apalagi untuk generasi millenial yang pasti sudah disuguhkan berbagai macam produk tabungan di berbagai bank dengan berbagai penawaran nyang berbeda-beda.

Dewasa ini, konsep menyimpan uang tidak hanya menabung saja. Bahkan sejak tahun 2010 istilah investasi ramai diperbincangkan, karena investasi mampu memberikan imbal hasil yang jauh lebih bagus dari sekedar tabungan. Sehingga banyak yang mulai memindahkan dana tabungannya ke rekening investasi mereka.

Jika keduanya sama sama konsep dalam menyimpan uang, lantas apa yang membedakan menabung dengan investasi? Kalu kamu bingung, menabung adalah menyisihkan sebagian hasil pendapatan kita untuk dikumpulkan sebagai dana cadangan, dapat digunakan sebagai alat untuk melakukan transaksi bisnis atau usaha, dan uang tersebut masih bisa digunakan sewaktu-waktu jika diperlukan. Menabung juga biasanya dilakukan untuk tujuan jangka pendek, jadi biasanya orang ketika menabung tidak begitu memperdulikan keuntungan atau imbal hasil (return), tapi yang lebih diperhatikan adalah yang penting dalam jangka waktu tertentu, uang sejumlah tertentu dapat terkumpul.

Semakin rajin kita menabung, maka akan semakin banyak juga dana yang bisa disimpan. Jika kamu memutuskan untuk menabung di bank, kamu akan menikmati bunga tabungan tahunan, namun dalam jumlah yang tidak terlalu besar, sebab pada umumnya bank hanya menerapkan bunga kecil pada tabungan nasabahnya. Meski begitu, tabungan ini tetap harus kamu lakukan, guna mengantisipasi jika sewaktu-waktu membutuhkan biaya yang mendadak. Hal menarik lainnya dari menabung yaitu risiko yang sangat kecil. Apabila kamu menyimpan tabungan di tempat yang aman dan terpercaya, misalnya bank, dana tabungan kamu di bank akan dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Maka dari itu menabung bisa dikatakan punya risiko yang sangat kecil karena sistem keamanan yang sudah cukup canggih dan tentu saja terpercaya. Apabila bank dimana kita menabung mengalami pencurian pun kita tidak perlu khawatir karena pihak bank pasti akan bertanggung jawab dengan uang tabungan kita.

Sedangkan investasi merupakan proses penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek guna memperoleh keuntungan yang lebih tinggi dari sekedar bunga menabung di bank. Biasanya orang yang melakukan investasi lebih memperhatikan di mana uang nya akan diinvestasikan, kualitas dari instrument investasi tersebut, dan yang paling penting besarnya keuntungan yang didapat.

Kegiatan investasi yang kita miliki diharapkan akan memberikan pertumbuhan nilai di kemudian hari dan menambah penghasilan. Namun tidak akan bisa kamu nikmati dalam waktu yang cepat, sebab pada umumnya investasi dilakukan dengan tujuan jangka panjang, sehingga hasil yang didapatkan akan maksimal. Karena tingkat pengembalian yang diharapkan semakin tinggi, maka semakin tinggi pula risiko yang akan ditanggung. Selain dapat menambah penghasilan seseorang, investasi juga membawa risiko keuangan jika investasi tersebut gagal.