Perbandingan Investasi Pada Reksa Dana Dengan Menabung di Bank – Victoria Manajemen Investasi
  • LANGUAGES
    • Indonesia Indonesia
    • English English

Victoria Manajemen Investasi

  • BERANDA
  • PROFIL
  • PRODUK
  • UNDUH
  • ARTIKEL
  • HUBUNGI KAMI
  • E-FORM
    • Pembukaan Rekening individu
    • Formulir Subscription / Redemption
    • Akses KSEI
    • Panduan Akses KSEI
Senin, 09 April 2018 / Published in Berita, Foto & Video

Perbandingan Investasi Pada Reksa Dana Dengan Menabung di Bank

PERBANDINGAN INVESTASI PADA REKSA DANA DENGAN MENABUNG DI BANK

Head to Head Reksa Dana Vs Tabungan, Untung Mana?

Pelaku investasi reksa dana di dalam negeri jumlahnya cukup sedikit. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut jumlah pelaku investasi reksa dana hanya sekitar 340 ribu orang atau 0,13 persen dari total populasi Indonesia.
Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah investasi reksa dana menguntungkan? Co-founder dan Chairman Bareksa, Karaniya Dharmasaputra, mengatakan investasi di reksa dana lebih menguntungkan dari perbankan. Menurut dia jenis reksa dana yang cocok untuk segmen retail adalah reksa dana pasar uang.
“Di data Bareksa, reksa dana jenis ini sangat stabil karena sebagian disimpan di deposito dan obligasi jangka pendek. Kalau awal-awal langsung ke reksa dana saham pengguna cenderung akan takut dengan risikonya,” jelas Karaniya saat ditemui di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (19/1).
Karaniya mencoba membandingkan head to head antara reksa dana dengan tabungan bank. Menurut data Bareksa per Januari 2017, suku bunga/return dari tabungan bank hanya 0,7 persen per tahun. Sementara reksa dana pasar uang jauh lebih besar 7,65 persen per tahun.
“Contohnya, jika Anda investasi sebesar Rp 1 juta di reksa dana pasar uang, dengan bunga 7,65 persen artinya Anda mendapat bunga atau return Rp 76.500. Sementara jika di bank, bunganya hanya 0,7 persen atau sekitar Rp 7.000,” jelasnya.
Selain itu, di investasi reksa dana tidak ada potongan pajak sedangkan bank bisa sampai 20 persen. Belum lagi ada biaya administrasi sekitar Rp 12.500 per bulan. Dengan begitu per tahun biaya administrasi bisa mencapai Rp 150.000.
Beda dengan tabungan, di reksa dana jika Anda menabung senilai Rp 1 juta, Anda akan mendapat return Rp 76.500 atau 7,65 persen. Sementara menabung di bank satu tahun malah terpotong Rp 144.000 atau 14,44 persen, karena bunga yang kecil tidak bisa menutupi biaya administrasi dan pajak.

KATEGORI

  • Artikel & Riset
  • Berita, Foto & Video
  • Tips Reksadana
  • Video
  • Video Edukasi

ARTIKEL TERBARU

  • Kata Siapa Milenial Nggak Bisa Nabung? Begini Tipsnya!

  • Penyesuaian Nominal Minimum Pembelian Reksa Dana: Kini Mulai dari Rp 10.000!

  • Cara Berinvestasi Properti yang Harus Anda Ketahui

    Cara Berinvestasi Properti yang Harus Anda Ketahui

  • Hal-hal Seputar Manajemen Investasi yang Perlu Diketahui

    Hal-hal Seputar Manajemen Investasi yang Perlu Diketahui

  • Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Menerapkannya

    Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Menerapkannya

TOP
  • KALKULATOR
  • KARIR
  • INSTAGRAM
  • FACEBOOK
  • TWITTER
  • YOUTUBE
Butuh bantuan?
PT Victoria Manajemen Investasi
Halo!
Ada yang bisa kami bantu?
Buka WhatsApp