Gaji dipotong? Begini Tips Mengatur Penghasilan di Tengah Pandemi – Victoria Manajemen Investasi
  • LANGUAGES
    • Indonesia Indonesia
    • English English

Victoria Manajemen Investasi

  • BERANDA
  • PROFIL
  • PRODUK
  • UNDUH
  • ARTIKEL
  • HUBUNGI KAMI
  • E-FORM
    • Pembukaan Rekening individu
    • Formulir Subscription / Redemption
    • Akses KSEI
    • Panduan Akses KSEI
Rabu, 03 Juni 2020 / Published in Artikel & Riset, Berita, Foto & Video

Gaji dipotong? Begini Tips Mengatur Penghasilan di Tengah Pandemi

Kehadiran pandemi Covid-19 sejak awal tahun 2020 banyak menimbulkan dampak negatif terhadap seluruh lapisan masyarakat, baik keuangan masyarakat secara pribadi, perusahaan, bahkan negara pun menerima dampak yang sama.

 

Keadaan ini membuat perusahaan – perusahaan harus langkah – langkah untuk dapat bertahan. Efisiensi besar – besaran menjadi langkah utama yang dipilih banyak perusahaan, tapi sayangnya langkah ini berujung kepada pebijakan perusahaan untuk melakukan sampai pemotongan gaji karyawan. Keputusan – keputusan tersebut terpaksa diambil perusahaan agar tetap dapat bertahan di tengah pandemi ini. Strategi bertahan secara keuangan tidak hanya berlaku bagi perusahaan saja, tetapi bagi kita pun sebagai individu terutama yang mengalami pemotongan gaji harus mulai mangambil langkah aman agar tetap bisa tercukupi dan bertahan di tengah pandemi. Berikut 5 tips untuk mengatur keuangan di tengah pandemi setelah gaji dipotong.

 

 

Biasanya penghasilan bulanan kita paling banyak dihabiskan untuk pengeluaran konsumtif. Seperti belanja hal – hal yang diinginkan, padahal kurang penting, banyak jajan, dan nongkrong. Tapi karena sekarang gaji kamu dipotong, ada baiknya kamu mulai mengatur skala prioritas pengeluaran. Kamu bisa membagi kategori pengeluaran kamu menjadi 3, pertama pengeluaran penting yang tidak bisa ditunda, kedua pengeluaran penting tapi masih bisa kamu kurangi atau kamu tunda, ketiga pengeluaran yang sebetulnya tidak perlu dikeluarkan.

 

Misalnya untuk kategori pengeluaran pertama, itu adalah pengeluaran – pengeluaran paling penting yang betul – betul harus kamu bayar tidak bisa dikurangi ataupun kamu tunda. Seperti cicilan KPR, karena kalau kamu tidak bayar cicilan misalnya nanti rumah kamu disita. Atau buat kamu yang ngontrak rumah atau ngekost, pengeluaran seperti ini harus kamu utamakan. Contoh lainnya adalah buat kamu yang punya baby, seperti kebutuhan baby yang penting seperti susu itu tetap harus kamu prioritaskan.

 

Kategori pengeluaran kedua merupakan pengeluaran penting tapi masih bisa kamu kurangi atau tunda, misalnya adalah makanan. Kebutuhan pangan merupakan hal penting dalam kehidupan, tapi kamu masih bisa mengurangi pengeluarannya. Misalnya setiap hari kamu biasa makan daging, seafood, atau ayam. Mungkin di saat seperti ini kamu bisa mengurangi jatah makan daging kamu dan menggantinya dengan tahu tempe. Contoh lainnya seperti missal sabun mandi, kalau kamu biasanya memakai merk A mungkin kamu bisa mulai menggunakan merek B dengan harga yang lebih murah dari merek A.

 

Kategori pengeluaran ketiga merupakan pengeluaran tidak penting, seperti misalnya baju. Kalau kamu terbiasa membeli baju setiap bulan, mungkin untuk sekarang kamu tidak perlu membeli baju dulu.

 

 

Seperti yang sudah dijelaskan di poin pertama, cicilan tetap menjadi prioritas yang harus kamu keluarkan. Jangan ditunda – tunda, karena apapun alasannya, kamu tetap harus membayar cicilan. Dengan diutamakannya membayar cicilan, kamu jadi bisa lebih nyaman untuk mengatur pengeluaran lainnya.

 

Jika ternyata gaji kamu dipotong cukup signifikan dan kamu tidak bisa membayar cicilan kamu, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan. Misalnya buat kamu yang punya cicilan mobil dan tidak bisa membayar cicilan bulanan mungkin kamu bisa melakukan over kredit mobil. Setidaknya hal ini dilakukan dapat mengurangi beban pengeluaran kamu saat ini. Atau buat kamu yang punya cicilan KPR dan berat untuk membayar cicilan bulanannya, kamu juga bisa melakukan restrukturisasi KPR agar mendapat keringanan dari pihak Bank.

 

Jangan patah semangat, di saat pandemi seperti ini juga kamu masih bisa melakukan banyak hal, seperti salah satunya adalah mencari penghasilan tambahan. Misalnya karena sekarang lebih sering di rumah, kamu bisa membuat makanan – makanan untuk dijual, atau kamu juga bisa menjadi reseller.

 

Selain berhemat, upayakan juga untuk tetap menyisihkan sebagian penghasilan kita dengan menabung atau investasi. Bagaimana pun juga kita tidak akan tahu hal apa lagi ke depannya yang akan terjadi.

 

Setelah melakukan pengaturan keuangan dengan baik, bukan tidak mungkin kamu akan tetap tercukupi dan bertahan di tengah pandemi saat ini. Semoga bermanfaat!

Ditulis oleh :

KATEGORI

  • Artikel & Riset
  • Berita, Foto & Video
  • Tips Reksadana
  • Video
  • Video Edukasi

ARTIKEL TERBARU

  • Kata Siapa Milenial Nggak Bisa Nabung? Begini Tipsnya!

  • Penyesuaian Nominal Minimum Pembelian Reksa Dana: Kini Mulai dari Rp 10.000!

  • Cara Berinvestasi Properti yang Harus Anda Ketahui

    Cara Berinvestasi Properti yang Harus Anda Ketahui

  • Hal-hal Seputar Manajemen Investasi yang Perlu Diketahui

    Hal-hal Seputar Manajemen Investasi yang Perlu Diketahui

  • Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Menerapkannya

    Pentingnya Diversifikasi Portofolio Investasi dan Cara Menerapkannya

TOP
  • KALKULATOR
  • KARIR
  • INSTAGRAM
  • FACEBOOK
  • TWITTER
  • YOUTUBE
Butuh bantuan?
PT Victoria Manajemen Investasi
Halo!
Ada yang bisa kami bantu?
Buka WhatsApp